Tampilkan postingan dengan label RA Kosasih Melodi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RA Kosasih Melodi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Maret 2013

Prabu Udrayana





Judul Buku : Prabu Udrayana
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT Melodi Bandung
Cetakan ke : 2
Jumlah buku : 4
Harga 4 buku : Rp 300.000,-
TERJUAL

Mahabharata Fragmen XII Kresna Duta


Mahabharata Fragmen XII Kresna Duta
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT. Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tebal : 80 halaman
Harga : Rp 65.000,-

Mahabharata Fragmen XI Pandawa Samar


Mahabharata Fragmen XI Pandawa Samar
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tebal : 73 halaman
Harga Rp 65.000,-

Mahabharata Fragmen X Pandawa Dalam Sengsara


Mahabharata Fragmen X Pandawa Dalam Sengsara
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT. Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tebal : 68 halaman
Harga Rp 65.000,-

Mahabharata Fragmen IX Ekalaya Palastra

Mahabharata Fragmen IX Ekalaya Palastra
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT. Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tebal : 68 halaman
Harga : Rp 65.000,-

Mahabharata Fragmen VIII Bangbang Ekalaya


Mahabharata Fragmen VIII Bangbang Ekalaya
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT. Melodi Bandung
Cetakan ke : 2
Harga Rp 65.000,-

Mahabharata Fragmen VII Sri Kandhi


Mahabharata Fragmen VII Sri Kandhi
Pelukis RA Kosasih
Penerbit : PT Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tebal : 72 halaman
Harga Rp 75,000,-
TERJUAL

Mahabharata Fragmen 6 Pandawa Diasingkan



Mahabharata Fragmen 6 Pandawa Diasingkan
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tebal : 76 halaman
Harga Rp 65.000,-

Sudah menjadi kebiasaan penerbit Melodi untuk menjilid bukunya dengan urutan halaman yang aneh, tidak lazim, tendensius dll.

 Kebiasaan itu adalah : meletakan kisah yang menjadi topik utama ditengah buku, sementara didepan diberi beberapa halaman akhir cerita sebelumnya.

Kebiasaan yang mengganggu dan membingungkan.

Tujuan memecah belah keutuhan cerita seperti itu entah untuk apa,.

Mungkinkah agar supaya pembeli buku itu penasaran dan kemudian membeli buku Fragmen sebelumnya ?
Atau supaya pembeli itu penasaran karena pada akhir buku itu dia diberi bonus beberapa halaman awal dari cerita selanjutnya ?

Entahlah. Unik, eksentrik, tapi mengganggu kenyamanan.

Ditengah kebingungan itu Melodi memasang pengumuman di halaman terakhir buku Mahabharata Fragmen 6 ini sebagai berikut :

PETILAN MAHABHARATA dapat dibeli terpisah-pisah karena tiap-tiap buku dianggap TAMAT dalam Fragmen itu.

Bagaimana sebuah buku dianggap normal urutan halamannya, jika diujung depan buku ada buntut cerita sebelumnya dan diujung belakang buku ada awal dari cerita selanjutnya ?

Mahabharata Fragmen V Pandawa Diperdaya


Judul buku : Mahabharata Fragmen V Pandawa Diperdaya
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit  : PT. Melodi Bandung
Cetakan ke ; 2
Tebal : 87 halaman
Harga Rp 75.000,-
TERJUAL

Mahabharata Fragmen IV Pandawa Samrat



Mahabharata Fragmen IV Pandawa Samrat
Pelukis : RA Kosasih Penerbit :
PT Melodi Bandung 1966
Cetakan ke 2
Tebal : 104 halaman
Harga : Rp 65.000,-

Mahabharata Fragmen II Pandawa Jajaka





Mahabharata Fragmen II Pandawa Jajaka
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit: PT Melodi Bandung 1966
Tebal : 96 hal
Harga : Rp 75.000,-

TERJUAL

Mahabharata Fragmen I Luluhur Pandawa




Mahabharata Fragmen I Luluhur Pandawa
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT Melodi 1966
Tebal : 96 halaman
Harga : Rp 65.000,-

Inilah buku pertama dari serial Mahabharata yang telah dibuat komik oleh RA Kosasih dan diterbitkan oleh PT. Melodi Bandung pada tahun 1960 an.  Buku pertama ini mengisahkan perjalanan hidup tokoh-tokoh awal Mahabharata yaitu : Santanu.

Santanu seorang raja di negeri Hastinapura. Selain Sentanu adalagi tokoh lain yaitu Begawan Parasara (Palasara).  Kedua lelaki ini berhubungan cinta dengan seorang perempuan cantik jelita bernama Setyawati.

Keturunan Setyawati ada tiga yaitu Begawan Abyasa seorang yang buruk rupa, Raja Tjitragada dan Raja Tjitrasena. Abyasa mendapat rejeki nomplok yaitu mendapat warisan 2 janda  adiknya Tjitrasena yang meninggal dunia tanpa memiliki anak.

Dari Abyasa inilah yang akhirnya janda-janda Tjitrasena menghasilkan keturunan yaitu Pandudewanata dan Destarata.

Pandu mempunyai anak lima orang yang disebut Pandawa, Destarata mempunyai banyak anak yang disebut Kurawa. Perjalanan hidup Pandawa dan Kurawa ini amat menarik dan akhirnya dijadikan buku tebal bernama : Mahabarata.

Warisan nenek moyang Pandawa dan Kurawa, yaitu sebuah kerajaan besar yang megah bernama Hastinapura akhirnya menjadi rebutan. Berbagai tipu muslihat dilakukan oleh Kurawa untuk mengangkangi warisan tersebut tidak berhasil. Pandawa selalu luput dari marabahaya.

Perseteruan cucu Begawan Abyasa itu akhirnya berujung disepetak tanah lapang bernama Kurusetra. Ditepi sungai Gangga kedua pihak itu berperang bersama prajurit-prajurit masing-masing. Darah tumpah dan nyawa melayang. Satu persatu para ksatria gugur di medan laga.

Itulah yang disebut perang Bharatayuda.

Mahabharata Fragmen XIII Bhagawad Gita






Mahabharata Fragmen XIII Bhagawad Gita
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT Melodi Bandung 1966
Cetakan ke 2
Tebal : 62 + 59 hal = 121 halaman
Harga : Rp 75.000,-

Seperti biasa pada setiap buku RA Kosasih, halaman pertama buku inipun bukannya mulai dari nomor gambar 1 akan tetapi sudah nomor : 7. Telusur punya telusur ternyata halaman bernomor 7 ini adalah buntut dari cerita sebelumnya : Kresna Duta. Cerita ini terdapat pada Fragmen XII.

Gambar bernomor halaman 1 kita temukan setelah membalik-balik lembaran buku ini hingga ke halaman 39. Disini terlihat dibagian atas halaman sebuah judul yang cukup besar hurufnya : Bharatayuda.

Pada halaman 64 rentetan gambar berhenti, padahal baru sampai pada nomor 24. Lembaran berikutnya akan kita jumpai pada buku lain yang berjudul : Bharatayuda 1.

Walaupun gambar-gambar berhenti muncul pada halaman 64, namun selanjutnya kita temukan yang dinamakan lampiran. Lampiran ini jumlahnya hingga59 halaman, hanya tulisan tanpa gambar. Lampiran itu berjudul : Bhagawad Gita.
TERJUAL

Bharatayuda Jilid 5 Adjalnja Durjudana






Judul buku : Bharatayuda Jilid 5 Adjalnja Durjudana
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : Melodi Bandung 1966
Cetakan ke 2
Tebal : 80 halaman
Harga : Rp 75.000,-

Seperti biasanya pada buku jilid 5 ini pun kita akan melihat Gambar bernomor 30  pada halaman pertama buku ini. Ini berarti halaman 30 dari cerita sebelumnya : Karna Tandingan.

Selanjutnya jika kita balik-balik halaman berikutnya maka akan muncul tulisan besar diatas halaman 14 : Adjalnja Prabu Salja. Dan kalau kita melirik kebawah maka akan tampak nomor 1 pada lembar  gambar itu.

Bila terus kita balik lembar demi lembar halaman buku ini maka akan kita temukan tulisan yang agak besar pada bagian bawah halaman 40 : Adjalnja Durjudana.

Cerita Bharatayuda ini ditutup dan selesai pada halaman terakhir buku ini : halaman 80.
TERJUAL

Bharatayuda 4 Karna Tandingan






Judul buku : Bharatayuda jilid 4 Karna Tandingan
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT. Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tebal : 92 halaman
Harga : Rp 65.000,-

Bila kita buka buku ini maka halaman awal sudah bernomor gambar : 19. Ini artinya halaman ke 19 (buntut) dari cerita sebelumnya yang berjudul : Tugas Perlaya.

Kalau kita buka terus halaman demi halaman maka akan muncul lembaran bertuliskan huruf besar diatas : Adjalnja Dursasana. Lembaran ini bernomor 1.

Pada halaman 59 akan terlihat tulisan besar di atas : Karna Tandingan.
Selanjutnya bila kita balik-balik terus akan sampai ke halaman 65 buku ini. Anehnya gambar yang ada pada halaman ini tidak bernomor 1 melainkan 2.

Bharatayuda 3 Tugas Perlaya





Judul buku : Bharatayuda 3 Tugas Perlaya
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT. Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tebal : 72 halaman
Harga : Rp 65.000,-

Sebagaimana biasanya komik RA Kosasih, maka kali inipun halaman awal buku ini sudah bernomor lukis 32. Ternyata pada komik Bharatayuda jilid 3 ini diawali dengan kisah akhir (buntut) dari buku sebelumnya yaitu : Srikandi Tandingan.

Jika kita balik-balik ke halaman selanjutnya barulah muncul sebuah halaman yang bernomor 1 dan berjudul : Abimanyu Gugur.

Bharatayuda 2 : Bisma Dewabharata





Judul buku : Bharatayuda 2 : Bisma Dewabharata
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT Melodi Bandung 1966
Cetakan ke 2
Tebal : 84 halaman
Harga : Rp 65.000,-

Sebagaimana biasa, buku RA Kosasih penjilidannya agak unik, yaitu halaman pertama merupakan buntut dari cerita sebelumnya, demikian juga kali ini. Begitu kita membuka sampulnya dan menatap halaman pertama buku ini, terlihat angka 34 pada pojok  bawah kanan gambar RA Kosasih ini. itu berarti halaman 34 dari cerita sebelum ini, yaitu cerita : Gugurnya Irawan.

Selanjutnya bila kita balik balik terus halamannya maka akan muncul juga halaman 1 dari cerita : Bisma Dewabharata.

Bharatayuda 1 Gugurnya Tiga Satria Wirata






Bharatayuda 1 Gugurnya Tiga Satria Wirata
Pelukis : RA Kosasih
Penerbit : PT. Melodi Bandung
Cetakan ke 2
Tahun : 1966
Tebal : 96 halaman
Harga Rp 65.000,-

Semula pada saat  membaca buku ini agak bingung juga dengan halamannya. Betapa tidak, pertama kita buka sudah terlihat halaman 25. Ternyata ini adalah halaman 25 dari kisah sebelumnya yaitu : Bhagawad Gita.

Komik Bharatayuda terbitan Melodi ini adalah cetakan kedua.  Entah kenapa halaman pertama selalu merupakan buntut dari buku sebelumnya ......